JAMES CHADWICK
TENTANG
James Chadwick ialah ilmuwan asal Inggris.
Chadwick dididik di Universitas Manchester, dan bekerja sama mengenai
pemancaran sinar gamma dibimbing Ernest Rutherford. Saat Perang Dunia I pecah,
ia sedang meneliti peluruhan sinar beta di Jerman. Chadwick ditahan pemerintah
Jerman, karena dianggap sebagai musuh. Wikipedia
Kelahiran: 20 Oktober 1891, Bollington,
Britania Raya
Meninggal: 24 Juli 1974, Cambridge,
Britania Raya
Saudara kandung: Harry Knowles, Hubert
Knowles
Pasangan: Aileen
Stewart-Brown (m. 1925–1974)
Anak: Judith
Chadwick, Joanna
Stewart Chadwick
Orang tua: Anne Mary
Knowles, John Joseph
Knowles
Kebangsaan: Britania Raya
James Chadwick (20 Oktober 1891 – 24 Juli 1974) ialah ilmuwan asal Inggris.
Chadwick dididik di Universitas Manchester, dan bekerja sama
mengenai pemancaran sinar gamma dibimbing Ernest
Rutherford. Saat Perang Dunia
I pecah, ia sedang meneliti peluruhan sinar beta di Jerman.
Chadwick ditahan pemerintah Jerman, karena dianggap sebagai musuh. Setelah
perang, ia bergabung dengan Ernest
Rutherford di Cambridge. Ia memakai hamburan
partikel sinar alfa untuk membuktikan bahwa nomor atom suatu unsur kimia sama
dengan muatan nuklir.
Ia dan Rutherford mengajukan usul yang menyatakan bahwa dalam inti terdapat
partikel tak bermuatan, tetapi mereka belum bisa mendeteksi partikel itu
secara eksperimental sampai 1932. Pada tahun tersebut,
Chadwick berhasil memperlihatkan keberadaan neutron.
Ia menerima Penghargaan Nobel dalam Fisika pada 1935. Selama Perang Dunia
II, Chadwick memimpin kelompok ilmuwan Inggris mengembangkan bom atom.
Neutron atau netron adalah partikel subatomik yang tidak bermuatan
(netral) dan memiliki massa 940 MeV/c²
(1.6749 × 10−27 kg, sedikit lebih berat dari proton. Putarannya adalah
½.
Inti atom dari kebanyakan atom (semua
kecuali isotop Hidrogen yang
paling umum, yang terdiri dari sebuah proton) terdiri dari proton dan
neutron.
Di luar inti atom, neutron tidak stabil dan
memiliki waktu paruh sekitar 15 menit (881.5±1.5
detik), meluluh dengan memancarkan elektron dan antineutrino untuk
menjadi proton. Metode peluruhan yang sama (peluruhan
beta) terjadi di beberapa inti atom. Partikel-partikel dalam inti
atom biasanya adalah neutron dan proton, yang berubah menjadi satu dan lainnya
dengan pemancaran dan penyerapan pion. Sebuah neutron diklasifikasikan
sebagai baryon dan
terdiri dari dua quark bawah dan satu quark atas. Persamaan Neutron antibendanya adalah antineutron.
Perbedaan utama dari neutron dengan partikel subatomik lainnya adalah mereka
tidak bermuatan. Sifat netron ini membuat penemuannya lebih terbelakang, dan
sangat menembus, membuatnya sulit diamati secara langsung dan membuatnya sangat
pentin sebagai agen dalam perubahan nuklir.
Penelitian yang dilakukan Rutherford selain
sukses mendapatkan beberapa hasil yang memuaskan juga mendapatkan kejanggalan
yaitu massa inti atom unsur selalu lebih besar daripada massa proton di dalam
inti atom. Rutherford menduga bahwa terdapat partikel lain di dalam inti atom
yang tidak bermuatan karena atom bermuatan positif disebabkan adanya proton
yang bermuatan positif. Adanya partikel lain di dalam inti atom yang tidak
bermuatan dibuktikan oleh James
Chadwick pada tahun 1932. Chadwick melakukan penelitian dengan
menembak logam berilium menggunakan sinar alfa.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa suatu partikel yang tak bermuatan dilepaskan
ketika logam berilium ditembak dengan sinar alfa dan partikel ini disebut
sebagai neutron
Tidak ada komentar:
Posting Komentar